Setting SVN Server pada Linux

Config SVN Server Linux, httpd-vhost

Config atau Setting SVN (Subversion) pada Linux

Config SVN Server Linux, ya, biasanya saya memakai git atau svn, tapi sebagai client saja, kemudian suatu saat ada kondisi dimana saya harus melakukan setting sebagai server-nya juga. Jadi sekalian disini sebagai pengingat kalau-kalau nanti ada kebutuhan lagi, biar ga perlu mencari-cari, dan sekalian sharing, semoga bermanfaat buat kita semua.

Berikut langkah -langkah yang digunakan dalam Config SVN Server Linux

1. Install apache (httpd)

Hal pertama yang dilakukan pada config SVN server linux adalah instal apache, dikarenakan pada kesempatan kali ini akan digunakan protocol http, pada referensi lain saya jumpai menggunakan ssh. Kali ini kita coba menggunakan http. Tentunya langkah pertama adalah meng-install apache, namun pada slackware (lupa dari versi berapa) sudah ada apache (httpd), jadi kita bisa skip intall, dan langsung bisa merubah/menambah config pada file httpd.conf. Letak file httpd.conf bisa dimana saja tergantung dimana instalasinya, sebagai contoh yang saya gunakan pada /etc/httpd/httpd.conf dan pada PC yang lain di /etc/apache2/httpd.conf. Jadi silakan di sesuaikan dengan PC masing-masing. Kemudian tambahkan pada file tersebut

LoadModule dav_module /usr/lib/apache2/modules/mod_dav.so

LoadModule dav_fs_module /usr/lib/apache2/modules/mod_dav_fs.so

LoadModule dav_svn_module /usr/lib/apache2/modules/mod_dav_svn.so

LoadModule authz_svn_module /usr/lib/apache2/modules/mod_authz_svn.so

Disini sesuaikan letak dari modul-modul tersebut, kalau ga nemu, bisa pakai perintah misalnya : whereis mod_dav.so.

            Selanjutnya pastikan baris Include /etc/httpd/extra/httpd-vhosts.conf atau Include /etc/apache2/sites-enabled/000-default untuk tidak di-comment. Disini saya tulis 2 file, karena kebetulan yang saya pakai menggunakan slackware dan ubuntu, jadi ada sedikit perbedaan. Kemudian buka file tersebut menggunakan editor misalnya vim atau yang lain dan tambahkan code berikut :

/etc/httpd/extra/httpd-vhosts.conf atau /etc/apache2/sites-enabled/000-default
httpd-vhost

2. Create project svn repo

Langkah selanjutnya dalam config SVN server linux adalah dengan membuat project repo svn yang akan digunakan untuk meletakan file – file project nantinya. Serta melakukan setup yang diperlukan, Seperti berikut :

a.Create project repository svn : 
    $cd /var/www/svn/
    $svnadmin create  
b.Merubah previllage dari folder project yang baru saja di create : 
    $chown –R apache.apache 
    Misalnya : 
    $svnadmin create digilib
    $chown –R apache.apache digilib
c.Start/Restart apache (contoh restart pada slackware)
    $cd /etc/rc.d
    $./rc.httpd restart
d.Tambahkan configurasi pada file /svn//svnserve.conf dua baris berikut 
    anon-access = none
    authz-db = authz

3. Membuat user account untuk SVN

Menggunakan perintah 
htpasswd –cm /etc/<fileForUser> <userName1>
htpasswd –m /etc/<fileForUser> <userName2>
perintah pertama menggunakan –cm karena file belum ada, sedangkan perintah selanjutnya cukup dengan –m, karena fileForUser sudah dibuat. Misalnya :
  htpasswd –cm /etc/svn-users userName1
  htpasswd –m /etc/svn-users userName2

4. Mengakses svn repository melalui browser

Ketikan <url>/<directory_svn>/<repo_name>, dalam contoh disini localhost/svn/digilib

localhost-svn-digilib-ok1

Sekian, config SVN server linux yang saya buat, selanjutnya untuk client svn, bisa menggunakan aplikasi seperti turtois SVN atau semacamnya, yang bisa dibahas selanjutnya. Semoga bermanfaat, sheers.. :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *